Jadwal Libur Imlek dan Ramadan 2026, Catat Tanggalnya

Ilustrasi. (Foto.Net)

Tahun 2026 menjadi momen kalender yang unik bagi masyarakat Indonesia. Perayaan Tahun Baru Imlek dan awal bulan puasa Ramadan berlangsung hampir bersamaan, menciptakan periode libur yang padat sekaligus memberi pengalaman budaya dan religi yang jarang terjadi.

Kedekatan dua momentum besar ini membuat pertengahan Februari hingga Maret 2026 dipenuhi agenda penting nasional. Bagi keluarga, pekerja, hingga pelaku usaha, kepastian jadwal libur menjadi krusial untuk menyusun rencana perjalanan, kegiatan keluarga, serta pengaturan cuti.

Ilustrasi. Net

Jadwal Libur Imlek 2026

Dilansir dari merdeka.com, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ditetapkan sebagai libur nasional pada Selasa, 17 Februari 2026. Pemerintah juga menetapkan cuti bersama pada Senin, 16 Februari 2026.

Dengan demikian, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang di pertengahan Februari, yang dapat dimanfaatkan untuk perjalanan keluarga maupun aktivitas budaya.

Ramadan 2026 dan Hari Raya Idul Fitri

Sementara itu, berdasarkan informasi dari detik.com, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026, berdekatan dengan perayaan Imlek. Umat Islam di Indonesia tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama RI untuk penetapan 1 Ramadan.

Namun Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Setelah Ramadan berakhir, pemerintah menetapkan jadwal libur nasional Idul Fitri pada Maret 2026 sebagai berikut:

  • Sabtu–Minggu, 21–22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri
  • Senin–Selasa, 23–24 Maret 2026: Libur Idul Fitri dan cuti bersama

Periode ini menjadi puncak libur panjang nasional, yang identik dengan tradisi mudik dan silaturahmi keluarga.

Dampak Kedekatan Libur Imlek dan Ramadan

Berdekatannya Imlek dan awal Ramadan membawa sejumlah dampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi.

Pertama, masyarakat memperoleh kesempatan libur panjang yang relatif berdekatan, memberi ruang untuk istirahat dan kegiatan keluarga. Kedua, orang tua dapat merencanakan jadwal sekolah dan cuti kerja lebih awal. Ketiga, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diprediksi meningkat, seiring naiknya permintaan produk budaya, kuliner, dan paket wisata.

Di sisi lain, pelaku usaha dan layanan publik perlu menyesuaikan ritme operasional, termasuk pengaturan jam kerja dan logistik selama periode padat aktivitas ini.

Tips Menyambut Periode Libur Padat 2026

Agar momen ini dapat dimanfaatkan secara optimal, masyarakat disarankan melakukan beberapa persiapan:

  • Merencanakan cuti lebih awal agar agenda keluarga tidak bertabrakan
  • Memantau kalender resmi pemerintah melalui publikasi SKB 3 Menteri
  • Mengantisipasi kepadatan transportasi menjelang Imlek dan Ramadan
  • Menyiapkan kegiatan sosial dan budaya seperti silaturahmi dan buka puasa bersama

Perencanaan yang matang diharapkan membantu masyarakat menikmati rangkaian libur panjang Februari hingga Maret 2026 dengan lebih nyaman dan produktif.